Diskusi Ringan Di group The Best Debaters : Christians Vs Muslim


Sekedar  diskusi ringan antara Saudara Jalan Avraham, Muslims Says, Maxmilian Reinhart yang dimulai dari Postingan Saudara Jalan Avraham. berikut detailnya tanpa kami rubah atau kami edit. bisa diakses di sini melalui m.facebook.com http://m.facebook.com/#!/home.php?sk=group_105122252941130&view=permalink&id=107610299358992&__user=100003350644968


Pernah ketika Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengambil Perjanjian Baru kepada Umat Nasrani, akan tetapi mereka melupakan Perjanjian itu..


(AlQur'an Al Maidah 14) "Dan di antara orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani", ada yang telah Kami ambil Perjanjian mereka, tetapi mereka melupakan sebahagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat.
 ·  ·  · Kemarin jam 9:56

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Ini persoalannya, mengapa Allah "menciptakan" permusuhan di antara "mereka" [...maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat]; apakah itu merupakan salah satu sifat Keilahian yang sungguh sangat baik di mata manusia, mohon penjelasan.

      Kemarin jam 10:31 · 

    • Jalan Avraham Maximillian Reinhart, tidakkah anda membaca tertulis.

      "Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan itu, antara keturunanmu dengan keturunannya; keturunanmu akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." (Kej. 3:15)

      Kemarin jam 21:27 · 

    • Hentosoe Susantoe ento adalah nubuatan kristus..xixiixixiix
      Kemarin jam 21:30 · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Benar sekali tetapi substansinya berbeda pak, tidak dapat kita menggeneralisir apa yg tertulis sebagai sesuatu yang sama pengertiannya.
      Mari lihat, Perjanjian Baru yang kamu persoalkan bukan? Lalu apakah Allahmu membuat permusuhan antara umat manusia? Ini berbeda ketika iblis diputuskan untuk saling bermusuhan dgn manusia...
      Bisa kamu jelaskan apakah konteks dalil Quranmu mengacu pada permusuhan manusia dgn iblis atau dgn sesamanya?

      Kemarin jam 21:42 melalui seluler · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Sifat iblis kebencian, dengki dan sirik itu ada dalam Tuhan...?

      Kemarin jam 21:43 melalui seluler · 

    • Jalan Avraham Maximillian Reinhart, Tuhan membenci perzinahan dan percabulan, apakah anda tidak membenci?

      Apakah kebencian sesuatu yang tercela?

      Kemarin jam 21:47 · 

    • Muslims Says Maximillian Reinhart anda sangat sempit memandang Sifat Tuhan.. hanya tahunya kasih saja,, padahal kalau mau fair berapa banyak dalam alkitab disebutkan Tuhan murka benci.. memerintahkan untuk memerangi..
      Kemarin jam 21:48 · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Bisa jadi aku terlalu sempit dan Anda semua terlalu dalam menguasai teologi Ketuhanan.
      Maka baiklah aku ingin agar kamu Jalan Avraham dan juga Muslims Says memberikan pencerahan atas apa yang aku tanyakan.

      Mari kita perhatikan sedikit tulisan kita...

      Aku menulis mengapa Allah "menciptakan" permusuhan di antara "mereka" [...maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat]; apakah itu merupakan salah satu sifat Keilahian yang sungguh sangat baik di mata manusia, mohon penjelasan.

      Kenapa penjelasan yang aku terima adalah demikian?

      --------------------------------------
      tidakkah anda membaca tertulis.

      "Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan itu, antara keturunanmu dengan keturunannya; keturunanmu akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya." (Kej. 3:15)

      ----------

      Lalu aku komentari:

      ----------

      Benar sekali tetapi substansinya berbeda pak, tidak dapat kita menggeneralisir apa yg tertulis sebagai sesuatu yang sama pengertiannya.

      ----------

      Kenapa akhirnya dijawab lagi dengan Tuhan membenci perzinahan dan percabulan,

      Bahkan berbalik bertanya sesuatu yang "lucu"

      apakah anda tidak membenci?

      Lucu bukan ...? Dimana letak persamaan substansinya?

      ----------

      Kemudian kamu dengan mudahnya menuding aku demikian:

      hanya tahunya kasih saja,, padahal kalau mau fair berapa banyak dalam alkitab disebutkan Tuhan murka benci.. memerintahkan untuk memerangi..

      ----------

      Hm....., setahu aku [koreksi] jika keliru, Tuhan memerintahkan untuk membunuh dan memerangi itu adalah TUHAN yang menunjukkan bahwa Dia adalah yang memiliki dan menciptakan makhluk hidup dan Dia sendiri yang berhak untuk mengambilnya kembali.

      Tetapi Dia tidak pernah sama sekali memerintahkan permusuhan di antara manusia hingga kiamat sebagaimana yang tertulis di dalil Quran.

      Coba tolong beri aku pencerahan atau mungkin bukti dalil Alkitab aku yang memerintahkan untuk saling membenci dan bermusuhan kepada sesama manusia hingga kiamat...

      Terbuka untuk dikoreksi.

      Salam.

      23 jam yang lalu ·  ·  1

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Silahkan Jalan Avraham dan juga Muslims Says berkenan menjawab, sifat iblis kebencian, dengki dan sirik itu ada dalam Tuhan...?

      Terima kasih.

      23 jam yang lalu ·  ·  1

    • Muslims Says Hm....., setahu aku [koreksi] jika keliru, Tuhan memerintahkan untuk membunuh dan memerangi itu adalah TUHAN yang menunjukkan bahwa Dia adalah yang memiliki dan menciptakan makhluk hidup dan Dia sendiri yang berhak untuk mengambilnya kembali.

      Tetapi Dia tidak pernah sama sekali memerintahkan permusuhan di antara manusia hingga kiamat sebagaimana yang tertulis di dalil Quran.

      Coba tolong beri aku pencerahan atau mungkin bukti dalil Alkitab aku yang memerintahkan untuk saling membenci dan bermusuhan kepada sesama manusia hingga kiamat...

      Terbuka untuk dikoreksi.

      ---

      waduh2 aneh anda ini, bukankah dalam alkitab sendiri Tuhan mmerintahkan untuk memerangi, membunuh,, siapa yagn diperintah ketika itu?? manusia juga kan??

      jika manusia, kata anda TUhan tidak berhak memerintahkan permusuhan,, bukankah ini perintah permusuhan?? peperangan??

      23 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Yang aneh itu Anda pak.

      Tuhan memerintahkan untuk memerangi adalah sebagai ungkapan Dia yang memberi dan Dia yang berhak untuk mengambilnya kembali melalui cara Dia memerintahkan manusia.

      Tetapi...ingat tetapi INI BERBEDA.

      Tuhan memerintahkan permusuhan dan kebencian antara sesama manusia hingga kiamat.

      Pertanyaan aku untuk tujuan dan maksud apa hal ini dilakukan oleh Tuhan?

      23 jam yang lalu ·  ·  1

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Muslims Says, kamu mengacu pada Perjanjian Lama adalah tidak aku persoalkan tetapi tahukah kamu mengapa Allah bertindak demikian kepada bangsa pilihan-Nya?

      Anda seharusnya memahami sebelum menulis sebuah claim untuk "melindungi" dalil yang tidak berdasar itu.

      Salam.

      23 jam yang lalu ·  ·  1

    • Maximillian Reinhart ‎---
      break - max 30 menit.

      23 jam yang lalu ·  ·  1

    • Muslims Says anda tidak perlu berputar2 dalam masalah ini, karena sangat jeals, dalam alkitab sendiri disebutkan Tuhan meerintahkan membunuh dan memerangi mansuia lain... bahkan disebutkan sampai membunuh hingga bayi, hingga hewan ternak..

      di sini letak ketidak jelasan anda, menyatanan Tuhan tidak berhak memerintahkan permusuhan dikalangan manusia...

      sudah menjadi wajar kalau seorang yang beriman dan mengikuti jalan TUhan akan membenci mereka yang tidak emngikuti ajaran Tuhan,,

      apakah anda tidak membenci para Penjahat? koruptor, dll??

      ini adalah realtia nyata didalam kehidupan, dan dalam kitab suci sendir dijelaskan..

      23 jam yang lalu · 

    • Muslims Says masalah sampai hari kiamat.. jelas dong karena manusia hidup terus berkembang hingga hari kiamat, kebencian kepada hal-hal yang tidak disukai, baik antara orang jahat dengan ornag jahat, pengikut Iblis dengna pengikut Iblis, maupun pengikut Tuhan dengan pengikut Iblis dan sebaliknya..

      bukankah demikian???

      23 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Coba kamu angkat dalil itu kembali, adakah permusuhan antar manusia yang diperintahkan oleh Tuhan kamu itu diperuntukan kepada yang kamu sebutkan di atas? antara orang jahat dengan ornag jahat, pengikut Iblis dengna pengikut Iblis, maupun pengikut Tuhan dengan pengikut Iblis dan sebaliknya..

      Coba diangkat dan dibaca kembali...

      Anti untuk aku berputar-putar, justru kalian sendirilah yg berupaya mempertahankan dalil yang tidak jelas dengan bertameng pada ayat di dalam Alkitab kami...

      22 jam yang lalu melalui seluler · 

    • Muslims Says ha ha, bukankah ayat diatas snagat simple sekali, TUhan menyatkan memberikan atau menjadikan permusuhan atas mereka yang melupakan perjanjian dengna Tuhan..

      apakah itu masih belum jelas juga,, artinya Tuhan / Allah menjadikan permusuhan bukan karena kehendak-Nya sendir melainkan karena mansuia itu sendiri yang ingkar.. maka Allah jadikan permusuhan antara mereka..

      g beda jauh dengan alkitab, karena kekafiran dan ingkar akhirnya Tuhan memerintahkan mereka untuk memusuhi dan memerangi manusia-manusia tersebut.. lalu apa yang salah?

      22 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Aku tidak menulis salah dan benar, tertawalah pada dirimu sendiri karena yang aku mintakan adalah penjelasan dari ayat yang ambigu.

      22 jam yang lalu melalui seluler · 

    • Muslims Says apa yang kurnag jelas? masih belum loading ya??

      saya sudah kasi contoh sederhana dari alkitab, anda masih belum paham juga..

      22 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Maka ketika permintaan untuk dijelaskan dijawab dengan bertameng pada Alkitab kami, maka jangan menjadi heran jika tekanan atas pernyataan kamu yg keliru karena perbedaan substansi diangkat oleh aku, jelas?

      22 jam yang lalu melalui seluler · 

    • Muslims Says bertameng?? apanya yagn bertameng?? bukankah alkitab kalian sendiri menjelaskan jgua demikian??

      justru sangat aneh, anda menyebut al-Qur'an aneh sementara alkitab tidak aneh??

      seperti itu kah???

      22 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Jelas bertameng, kenapa tidak pada awalnya dijelaskan kepada aku ketika aku meminta penjelasan? Kenapa harus membawa ayat dalam Alkitab? Jika memang penjelasan itu mengarah pada pemahaman yang membumi tanpa harus membawa ayat pada Alkitab kami, persoalannya akan menjadi beda...

      Kamu mengerti kah mengapa Allah bertindak seolah-olah dirasakan begitu kejam kepada bangsa pilihan-Nya pada saat itu? Lalu apa korelasinya dengan Allahmu yang menciptakan permusuhan dan kebencian antar manusia hingga kiamat?

      22 jam yang lalu melalui seluler · 

    • Muslims Says bukankah saya sudah pekataan anda diawal, Tuhan tidak pantas memerintahkan manusia untk memusuhi manusia lain,, justru dialkitab diceritakan demikian..

      he anda semakin aneh, ketika menyebut Al-Qur'an Aneh tapi giliran alktiab anda anda ngotot tidak terima..

      jika anda tidak terima silahkan jelaskan alkitab anda itu, kenapa Tuhan memerintahkan untuk membunuh memerangi manusia, hingga pada hewan2 ternak???

      apapun alasannya disini tuhan dengan jelas memerintahkan berkehendak mengadakan permusuhan antara manusia..

      anda bilang Tuhan tidak berhak???

      bagi kami Muslim. Allah tidak hanya punya satu sifat tapi banyak sifat lain.. Mengadzab, menghakimi, berkehendak adalah bagian dari Sifat Allah. dan tentu itu merupakan bagian dari Keadilan Allah.

      Allah menghukum atau menyatakan merka yag mengingkari perjanjian dengan Allah... akan Allah jadikan merkea senantiasa bermusuh-musuhan hingga hari kiamat...

      22 jam yang lalu · 

    • Muslims Says aneh??
      22 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Mari kita lihat kembali:

      Pernah ketika Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengambil Perjanjian Baru kepada Umat Nasrani, akan tetapi mereka melupakan Perjanjian itu..

      (AlQur'an Al Maidah 14) "Dan di antara orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani", ada yang telah Kami ambil Perjanjian mereka, tetapi mereka melupakan sebahagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat.

      =================

      Siapa yang ambil Perjanjian mereka (orang Nasrani)? Perjanjian yang mana yang diambil oleh Allah kamu?

      Kemudian mereka melupakan sebagian, mana yang terlupakan?

      Dan akhirnya Allahmu MENCIPTAKAN kondisi permusuhan dan kebencian di antara mereka hingga kiamat?

      Aku ini tidak paham, jadi aku minta dijelaskan, bukan artinya dijawab dengan Tuhan memerintahkan memerangi dan membunuh di dalam kitab Perjanjian Lama pak.

      22 jam yang lalu · 

    • Muslims Says Siapa yang ambil Perjanjian mereka (orang Nasrani)? Perjanjian yang mana yang diambil oleh Allah kamu?

      Kemudian mereka melupakan sebagian, mana yang terlupakan?

      Dan akhirnya Allahmu MENCIPTAKAN kondisi permusuhan dan kebencian di antara mereka hingga kiamat?

      Aku ini tidak paham, jadi aku minta dijelaskan, bukan artinya dijawab dengan Tuhan memerintahkan memerangi dan membunuh di dalam kitab Perjanjian Lama pak.

      ---

      sebuah pertanyaan baru,, di awal anda menegaskan soal Tuhantidak behak menjadikan manusia untuk saling bermusuhan.

      nah kali ini soal perjanjian... jelas beda pembahasannya lagi

      22 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Makanya aku meminta penjelasan sampai pada akhirnya Tuhanmu memerintahkan permusuhan dan kebencian hingga hari kiamat, yang tidak jelas itu aku bukan kamu makanya aku minta dijelaskan.

      Baik kamu meminta penjelasan mengapa dalam Perjanjian Lama Allah tampak begitu kejam?

      Allah memang terlihat kejam di Perjanjian Lama tetapi TIDAK SAMA SEKALI MEMERINTAHKAN PERMUSUHAN ANTAR UMAT MANUSIA DENGAN KEBENCIAN HINGGA HARI KIAMAT.

      Jika manusia melupakan sebagian Perjanjian dengan Allah - begitu murka kah Allah kamu hingga menciptakan permusuhan dan kebencian hingga hari kiamat?

      Pertama-tama, perlu kita terima bahwa penentuan hidup dan mati manusia adalah hak Tuhan.
      Tuhan yang memberi hidup, dan Tuhan pula yang mengambilnya jika saatnya tiba.
      Maka jika Tuhan mengambil jiwa seseorang, itu sepenuhnya adalah hak Tuhan.

      Di PL, jika Allah menyuruh bangsa Israel berperang, yang akhirnya melibatkan kematian banyak orang, itu harus dilihat bahwa bukan berarti manusia boleh membunuh, namun harus dilihat bahwa kebijaksanaan/ keadilan Tuhan menentukan demikian.
      Manusia atas kehendak sendiri tidak boleh membunuh (baik membunuh diri sendiri atau orang lain) justru karena urusan hidup dan mati itu adalah hak Tuhan dan bukan hak manusia.
      Sedangkan bagi Tuhan, karena Ia yang menjadi sumber dan empunya kehidupan manusia, maka Dia berhak menentukan hidup dan mati kita sesuai dengan kebijaksanaan/ keadilan-Nya.

      Dalam konteks PL, maka segala kejadian peperangan maupun cobaan yang dihadapi umat Israel adalah bagian dari rencana Allah dalam rangka mempersiapkan umatNya untuk menerima nilai-nilai kebajikan yang nantinya akan digenapi dalam diri Kristus.

      Keadilan Tuhan dinyatakan dalam PL paling nyata dalam hukuman terhadap manusia yang menduakan Tuhan, yaitu karena manusia menyembah berhala, yang artinya mempunyai allah lain selain Allah. Maka di sepanjang PL kita melihat bagaimana langkah Tuhan men-disiplinkan bangsa pilihan-Nya, Israel, agar mereka tidak jatuh ke dalam dosa ini.
      Tuhan membela Israel dan mengalahkan bagi mereka para bangsa yang menyembah berhala, namun jika bangsa Israel menyembah berhala, maka Allah mengizinkan mereka kalah perang dan dikuasai oleh para bangsa lain.

      Bangsa Israel diperintahkan untuk memerangi bangsa Kanaan, juga untuk mengajarkan kita bahwa Tanah Perjanjian yang melambangkan surga tidak layak untuk dihuni oleh orang-orang yang tidak mengenal Allah, dan hidupnya tidak sesuai dengan perintah Allah.

      Jadi disiplin yang keras pada PL harus dilihat dalam kesatuan dengan PB, bagaikan layaknya orang tua yang mendidik anak-anak pada masa kecil, mereka diberi disiplin yang keras agar dapat membedakan yang baik dan yang jahat, sedangkan jika sudah dewasa maka cara disiplin yang sedemikian tidak lagi diperlukan setelah nilai-nilai yang baik sudah tertanam dalam hati.

      Jangan kamu lupa bahwa perintah yang terutama yaitu: kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama sudah diajarkan dalam PL (lihat Ul 6:5) sebelum kemudian dinyatakan kembali oleh Yesus (Mt 22:37-39; Mk 12: 30-31; Lk 10:27).
      Dan pernyataan kasih setia Tuhan sangat banyak dalam seluruh kitab Mazmur (lih. terutama Mz 85-89, 119,136) dan kasih Tuhan sebagai penebus telah dinyatakan juga dalam PL (Yes 43:1-4).
      Dan kasih Tuhan inilah yang digenapi oleh Kristus dalam PB: kasih yang sempurna, hingga sampai pada titik mengorbankan diri-Nya demi menebus dosa-dosa kita manusia.

      Bagaimana dengan Islam...?

      22 jam yang lalu · 

    • Muslims Says saya tidak perlu mengomentari secara panjang kosmtar anda tentang alkitab, karena pembahasan kita adalah Soal Tuhan yang memerintah mnausia untuk bermusuh-musuhan.. dan apa yang anda jelaskan justru semakin memperjelas, bawha Allah dalam alkitab sendiri merencanakan untuk mengadakan pada manusia permusuhan..

      ayat-ayat yang anda sebutkan dan penjelasannya sudah cukup jelas, memperjelas Allah dalam ALkitab merencanakan dan berkehendak demikian.

      lalu apakah persoalannya ketika al-Qur'an menyatakan Allah akan menjadikan permusuhan antara mereka yang melanggar perjanjian Tuhan??

      22 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Yah pembahasa tentang Tuhan yang memerintah mnausia untuk bermusuh-musuhan..(tambahkan hingga hari kiamat).

      Persoalannya kenapa demikian?

      22 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Karena manusia melupakan sebagian perjanjian dengan Allah? Wouw...., bisa dijelaskan juga hingga akhirnya berdampak sangat parah?

      22 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎--
      Dan perlu diingat, aku salinkan penjelasan tentang Tuhan tampak kejam di PL karena agar kamu tidak sekali-kali mencomot ayat PL dengan tidak memahami maksud dan tujuan Allah dalam PL...

      22 jam yang lalu · 

    • Muslims Says bukankah saya sudah saya jawab, karena manusia akan selalu ada hingga hari kiamat.. keberadaan orang yang menjadi pengikut tuhan.. dan keberadaan manusia yang menjadi pengikut iblis akan sellau ada..

      dan keberadaan ini pasti akan menimbulkan kebencian dan permusuhan,,

      saya sudah kasi contoh juga diawal.. anda pasti tiak suka dan benci dengan mereka yang jahat, bukankah demikian??

      22 jam yang lalu · 

    • Muslims Says Maximillian Reinhart --
      Dan perlu diingat, aku salinkan penjelasan tentang Tuhan tampak kejam di PL karena agar kamu tidak sekali-kali mencomot ayat PL dengan tidak memahami maksud dan tujuan Allah dalam PL...
      44 detik yang lalu · Suka

      ===

      sudah saya katakan, kita sedang tidak membahas soal kekejaman Allah di PL, karena itu bukan bahasan kita sekarang, tapi masalah kehendak Tuhan menjadikan permusuhan atas mansuia...

      22 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Penjelasan kamu itu benar tetapi pertanyaannya siapa yang ciptakan permusuhan dan kebencian hingga kiamat itu, TUHAN atau manusianya sendiri?

      22 jam yang lalu · 

    • Muslims Says jelas manusia itu sneidir yang menciptakannya.. karena Allah menetapkan, mereka yang melanggar perjanjian maka mereka akan mendapatkan permusuhan dikalangan mereka.. dan manusia itu sendiri memilih untuk melanggar perjanjian..
      22 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Coba baca: ...maka (K)ami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat...

      Bisa dijelaskan lebih jauh?

      22 jam yang lalu · 

    • Muslims Says bukankah sudah jelas, manusia itu sendri yang menginginkan demikian.. ALlah sudah menetapkan bagi mereka yang melanggar perjanjian maka Allah akan menghendaki permusuhan diantara mereka.
      dan manusia itu senidir yang memilih dirinya untuk melanggar perjanjian dengna Allah

      22 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Mereka tidak melanggar, ada tulisan "melanggar"...? Yang ada "melupakan sebagian"...

      21 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Jadi tolong jawab singkat dan jelas, siapa yang menciptakan permusuhan dan kebencian hingga kiamat?

      21 jam yang lalu · 

    • Muslims Says Maximillian Reinhart ---
      Coba baca: ...maka (K)ami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat...

      Bisa dijelaskan lebih jauh?

      --

      apakah anda tidak bisa membedakan antara kehendak manusia dengan kehendak Allah dengan kehendak mnausia..

      Allah menyatakan demikian pasti disebabkan manusia itu sendiri...

      sama sepert manusia yang dmasukan keneraka, dan kalau konsep kristen manusia itu tidka memperoleh hidup kekal..

      siapa yang menciptakan demikian, jelas Allah, yang memasukan keneraka, dan kalau kristen, Tuhan yang tidak memberikan hidup kekal..
      kenapa.. tentu punya alasan

      21 jam yang lalu · 

    • Muslims Says dan saya rasa anda sudah tahu jawabannya
      21 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Tolong singkat dan jelas pak, siapa yang menciptakan permusuhan dan kebencian hingga kiamat, itu saja.

      21 jam yang lalu · 

    • Muslims Says manusia itu sendiri
      21 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Terima kasih.

      Berarti dalil itu keliru karena jelas-jelas dalil itu menulis ...maka (K)ami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat..

      21 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Tolong dikoreksi tuh pak dalilnya :)

      21 jam yang lalu · 

    • Muslims Says makanya sebelum saya memberikan jawaban, saya sudah memberikan analogi sederhana, dengna konsep masuk neraka dalam konsep Islam, dan Kristen tidak memperoleh hidup kekal bagi mereka yang tidak percaya Yesus..

      ini sebuah analogi,, bukankah jika ditanya siapa yang memasukan manusia ke Neraka, jelas dong Allah, dan siapa yang membuat manusia tidak memperoleh hidup kekal? pastinya dalam konsep kristen juga Allah..

      nah bukakah Allah memasukan mereka ke neraka itu punya alasan yang sangat jelas dan adil. karena dosa mereka dan ketidak imanan mereka pada Tuhan menyebankan merkea di masukan keneraka..

      siapakah yang pantas disalahkan Tuhan atau mansuai itu senidri yang tidak mau beriman??

      orang yagn berakal sehat pasti tau jawabannya, manusia itu sendiri lah yag sesunguhnya mencampakan dirinya pada kebinasaan..

      21 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Allah mampu mengubah dari yang tidak baik menjadi baik tanpa harus mereka tercampakan ke neraka kok...:)
      Bukankah Allah Maha Besar?

      21 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Yang memasukan manusia ke dalam neraka BUKAN ALLAH tetapi manusianya sendiri yang memilih untuk "berdiam di neraka".

      Allah tidak menghendaki manusia masuk ke dalam neraka apalagi memasukan manusia ke dalam neraka....celaka saja pola pikir ini... :)

      21 jam yang lalu · 

    • Muslims Says Maximillian Reinhart ---
      Allah mampu mengubah dari yang tidak baik menjadi baik tanpa harus mereka tercampakan ke neraka kok...:)
      Bukankah Allah Maha Besar?
      beberapa detik yang lalu · Suka

      ==

      pernyataan anda ini akan menimbulkan pertanyaan yang sangat banyak. sebab memang benar Allah itu Maha Kuasa mengubah apapun yang Dia kehendkai termasuk merubah manusia menjadi beriman tanpa harus menyiksa mansuia,, pada faktanya,, tidaklah demikian,, dalam konsep kriten senidri, mengampuni dosa saja tuhan sampai turun menjadi manusia dan mati ditangan manusia..

      padahal Allah itu maha kuasa.. kenapa tidak langsung diampuni dosa emereka saja secara langsung?? atau dalam konsep ini, Tuhan cukup merubah manusia langsung menjadi pribadi yang beriman???

      faktanya disnilah Sifat Tuhan yang tidak boleh di tolak atau dipahami secara sempit.. Tuhan punay sifat Kehendak..

      artinya adanya Sistem kehidupan mereka yang beriman akan selamat, mereka yang ingkar akan di azab, atau dibalas, itu sudah menjadi kehendak Tuhan itu sendiri..

      hingga kemudian TUhan menurunkan nabi-nabi untuk mengajak manusia untuk beriman kepada Tuhan.. ini Kehendak Tuhan, sistem kehidupa yang sudah Dia kehendaki, HUkum yang sudah DIa tetapka

      21 jam yang lalu · 

    • Muslims Says Maximillian Reinhart ---
      Allah mampu mengubah dari yang tidak baik menjadi baik tanpa harus mereka tercampakan ke neraka kok...:)
      Bukankah Allah Maha Besar?
      beberapa detik yang lalu · Suka

      ---

      celaka gimana? bukankah sudah jelas demikian, Tuhan tidak pernah menginginkan manusia masuk kedalam Neraka. Tuhan hanya menyatkan membuat Hukum bagi manuisa, bahwa merkea yang ingkar akan masuk neraka.

      jelas bukan, bahkan Tuhan menguts para Nabi, Rasul kepada umat manusia, agar semuanya selamat ... apakah itu bukan bukti Tuhan tidak ingin manusia masuk neraka..??

      21 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Jangan terlalu cepat menulis dan menanggapi setiap persoalan, harap kamu bisa lebih bijaksana merenungkan sendiri tulisan aku.

      Aku ini pemula yang mau belajar banyak dari ahli debat Muslim jadi mohon koreksi saja jika pemaparan aku keliru, tetapi biarlah banyak pihak yang menilai dimana kekeliruan penulisan aku, tentunya setelah direnungkan.

      Salam.

      21 jam yang lalu · 

    • Muslims Says iya,, kekeliruan bukanlah sebuah masalah bagi merka yang menyadari kekeliruannya dan mau di koreksi, karena kesadaran itu hanya dimiliki orang-orang yang menginginkan kebenaran...
      hari juga semakin larut malam..
      sudah waktunya untuk tidur..

      21 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Muslims Says...

      celaka gimana? bukankah sudah jelas demikian,

      =============================
      Tuhan tidak pernah menginginkan manusia masuk kedalam Neraka. Tuhan hanya menyatkan membuat Hukum bagi manuisa, bahwa merkea yang ingkar akan masuk neraka.
      ========================
      bukankah jika ditanya siapa yang memasukan manusia ke Neraka, jelas dong Allah...???

      21 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      PERHATIKAN sebelum tidur...

      Tuhan tidak pernah menginginkan manusia masuk kedalam Neraka. (tambahkan) apalagi menghantar manusia masuk ke dalam neraka kan ...?

      Sementara kamu menjawab apa? siapa yang memasukan manusia ke Neraka, jelas dong Allah..

      Selamat tidur.

      21 jam yang lalu · 

    • Muslims Says Maximillian Reinhart ---
      PERHATIKAN sebelum tidur...

      Tuhan tidak pernah menginginkan manusia masuk kedalam Neraka. (tambahkan) apalagi menghantar manusia masuk ke dalam neraka kan ...?

      Sementara kamu menjawab apa? siapa yang memasukan manusia ke Neraka, jelas dong Allah..

      Selamat tidur.
      beberapa detik ya

      ---

      hal yang perlu anda perhatikan sebelum tidur pula,

      yaitu memahami penjelasan secara menyeluruh , tidak memotong satu kalimat saja.. karena apa yang anda sebut Allah yagn memasukan ke neraka, tidak anda pahami secara menyeluruh dair penjelasan saya pada komen tersebut.

      secara nyata Allah yang memasukan ke Neraka, seperti Pak Polisi memasukan pencuri ke dalam penjara.
      tapi hakekatnya Manusia itu sendiri yang memasukan dirinya ke Neraka, karena ia memilih ingkar kepada Tuhan, manusia itu seniri yang sengaja ingkar kepada Tuhan,,

      seperit pencuri itu,, Ornag itu senidri yang sengaja dan ingin mencuri sehingga akhirnya gara-gara mencuri dia masuk bui...

      analogi sederhana sudah saya berikan, tinggal anda memahaminya..

      21 jam yang lalu · 

    • Maximillian Reinhart ‎---
      Terima kasih.... :)

      21 jam yang lalu · 








Kami sangat menghargai komentar pembaca sekalian, baik saran, kritik, bantahan dan lain sebagainya. 
Bagi pembaca yang ingin berkomentar silahkan untuk login dengan mengklik Login di Tombol Login komentar dan pilih akun yang ingin anda gunakan untuk Login, Bisa dengan Facebook, Twitter, Gmail dsb. 
 peraturan komentar: 
1. komentar pendek atau panjang tidak masalah, baik lebih dari satu kolom juga tidak apa-apa. 
2. komentar menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar tidak berbelit-belit. 
3. tidak menggunakan kata-kata kotor, hujat atau caci maki
4. langsung pada topik permasalahan

4/Post a Comment/Comments

  1. emang saudara muslimsays mengenal Allah??
    hanya nabi kalian yg mendptkan ilham/wahyu tidak lgs dr Allah,melainkan dr malaikat djibril...boleh anda cek di alquran dan alkitab,,semua nabi,diutus lgs dr Allah,tidak memakai perantaraan siapa pun..ingatttt nabi adlh seseorg yg spesial di mata Allah,makanya nabi sdh pasti Allah yg pilih lgs...dan tidak pernah Allah berbicara lgs kepada nabi anda(tunjukkan saya ayatnya kalau ada,dan saya rasa tidak ada sama sekali,cuma dr mimpi2 ga terwujud)..berarti kalian beriman kepada Malaikat djibril..coba cek dulu aja semua tokoh nabi di alkitab dan alquran..dan hanya Isa yg bangkit..dan hanya Isa yg berkata seperti ini."bukan musa yg memberi kamu kehidupan,melainkan Bapa-Ku disurga"..hanya Isa lah yg memanggil Allah dengan sebutan Bapa..semua nabi tidak pernah dan tidak berani memanggil Allah dengan sebutan itu...saya tidak ngarang cerita,tp lihatlah di kedua kitab tersebut..kl masih merasa bebal,ya sudah,kami persilahkan kalian mengtipex ayat2 di Alquran,yg mana nabi kalian mengangung2agungkan Isa..tipexlahhh,toh kalian tidak beriman kok sama Isa,musa..
    ketetapan Allah mengenai hukum2 dan perintah Allah banyak di kasi Allah kepada Musa,makanya di alquran pun dikatakan,berimanlah kepada musa dan Isa..mana pernah kalian menaati hukum dan perintah Allah yg dikasi langsung pada jaman nabi musa??ga pernahhh

    ReplyDelete
  2. Allah tidak pernah memberikan wahyu yg mana wahyu tersebut menjadi pertentangan diantara umatnyaaa..Dia maha Tau,dan firman yg Dia berikan Iya dan Amin.
    fakta; negeri para habib saja sampai dengan detik ini msh saling baku tembak krn perselisihan pemahaman..hahahahhahaaa Allah tidak pernah menyuruh beriman kepada sahabat2 nabi...tolong buka semua tokoh nabi yg ada di alquran dan alkitab..adakah Nabi musa,nabi abraham,nabi nuh dll menyuruh percaya pada sahabat2 nabi???jawabannya TIDAK ADA..dan boleh di lihat kebenarannya...hanya di kalianlah yg bertentangan pemahaman aliran..berarti wahyu dr Allah tersebut tidak IYA DAN AMIN.
    fakta ini dapat kita temui di alquran dan alkitab..
    sorry,hanya bertukar pikiran ajaa

    ReplyDelete
  3. saudara doni anda sepertinya tidak bosan-bosannya mengulang2 perkataan yang tidak memiliki bobot apa-apa.

    bagi kami tidak ada perbedaan antara wahyu langsung dengna wahyu yang turun melalui perantara, karena al-Qur'an menjelaskan malaikat itu suci mereka adalah hamba ALlah yang paling taat dan tidak berdosa dan berbuat kesalahan. sehingga tidak ada alasan untuk menolak..

    berbebda dengan konsep Alkitab yang anti dengan Allah, nabi malaikat, semua dilecehkan oleh Alkitab maka seharusnya anda berfikir, jika Malaikat disebut sangat jelek di alkitab, nabi-nabi, hingga Allah sendiri apakah pantas disebut Firman Tuhan??

    soal kenapa umat Islam tidak mengikuti syariat sebelumnya anda bisa membaca artikel ini: http://www.google.com/url?q=http://muslims-says.blogspot.com/2012/01/makna-nabi-muhammad-saw-sebagai-penutup.html&sa=U&ei=sTtlT9TpGYLvmAXkx5W9CA&ved=0CAQQFjAA&client=internal-uds-cse&usg=AFQjCNFQc_XlwME7kmOED18JLaGb5nPJPg

     

    ReplyDelete
  4. saudara DOni, logika anda sangat bermasalah sekali, apakah ketika yesus diutus tidak membawa masalah? apakah musa ketika menerima wahyu tidak membawa masalah ? konflik dll?

    logika anda sangat ngawur menjustifikasi bahwa wahyu Allah tidak mungkin membawa pertentangan.. apakah anda paham apa makna pertentangan??

    jika di wiliayah tersebut menyembah berhala.. kemudian turun wahyu untuk melarang menyembah berhala.. apakah itu bukan pertentangan?

    sudah pasti akan bertentangan..

    maka pikir baik-baik dulu sebelum berkata-kata, karena logika anda sangat menyesatkan dan keliru besar.

    ReplyDelete

Post a Comment

Previous Post Next Post